Jumat Berbagi Ceria (Juberia) Rambah 21 Daerah, Satu di Antaranya Magelang - TitahKita.com -->

Jumat Berbagi Ceria (Juberia) Rambah 21 Daerah, Satu di Antaranya Magelang

Juberia Korwil Magelang berbagi
Jumat Berbagi Ceria (Juberia) Rambah 21 Daerah, Satu di Antaranya Magelang

---

BELUM genap setahun, Jumat Berkah Ceria (Juberia) sudah menjalar di 21 kota dan kabupaten di Indonesia. Jumlah yang cukup fantastis bagi sebuah komunitas.

Juberia memiliki kegiatan sosial. Sasarannya untuk membantu Yatim Piatu dan Dhuafa.

Aksinya ada:

1. Sedekah Nasi Jumat

2. Santunan Yatim: berupa uang, nasi bungkus, snack, peralatan sekolah.

3. Bingkisan Yatim: dilakukan bulan Ramadhan menjelang hari raya Idul Fitri.

4. Santunan Dhuafa: paket sembako/uang/modal kerja.

5. Donasi urgent: ditujukan untuk orang sakit yang sangat membutuhkan bantuan.

Dari 21 daerah tersebut, di antaranya ada di Kota Magelang, Jawa Tengah dibawah komando Ustadz Dzudin Annas Nasruallah.

"Juberia Indonesia berdiri pada tanggal 18 November 2019," akunya.

Dijelaskan, Juberia berdiri berangkat dari niat tulus para "kurir" pejuang sedekah. Para pendiri Juberia ini dulunya berkiprah dengan riba.

"Karena itu mengajak manusia di seluruh Indonesia yang masih berhubungan dengan riba untuk ikhtiar menjadi kurir langit untuk mewakili daerahnya," jelasnya.

Selain di Kota Magelang, Juberia hadir di Lampung Selatan, Pandeglang, Blitar, Bogor, Kudus, Bekasi, Garut.

Lalu ada di Pasuruan, Jakarta Selatan, Cilegon, Bandar Lampung, Kudus, Jogjakarta, Kendal, Blora, Blitar, Bojonegoro, Sidoarjo.

"Ketua umumnya Pak Maul berdomisili di Kudus. Bendaharanya Ibu Lia Nurmalia berdomisili di Cilegon. Sekretarisnya Ibu Indah. Pembina Arie Dyta. Saya sendiri konsen ke desain grafisnya," terang Dzudin yang pernah mengenyam pendidikan di Malaysia ini.

"Untuk sementara pusatnya dimana belum ada. Tetapi nantinya ada di Jakarta. Kini sedang pengurusan akta. Tapi meski begitu di daerah kegiatan sosialnya tetap berjalan," terangnya.

Diceritakan tentang awal mula Juberia di Magelang.

Pihaknya pernah konsultasi di Komonitas Riba Crisis Sharing (RCS). Founder-nya RCS mengenalkan pada teman yang mempunyai klinik hijrah dan komonitas pejuang sedekah.

Akhirnya disarankan menjadi kurirnya Allah dan pejuang sedekah. Pada tanggal 27 Maret 2020, Dzudin resmi menjadi penanggung jawab Juberia Korwil Magelang.

Dari situ berbagai lika-liku dilaluinya.

“Dibuatkan flayer Korwil Magelang pada 7 Juli 2020  hingga September 2020 ini. Alhamdulillah tidak ada libur dalam berbagi. Ada dan tidak adanya donatur tidak menjadi masalah untuk Juberia Korwil Magelang,” tegas pria lulusan Ngruki Solo ini.

Pihaknya berprinsip, donatur itu adalah hak mutlak Allah SWT. Sang Maha Kaya yang menentukan. Jadi berjalan saja sebagaimana mestinya niat kita.

“Jika hanya mampu berbagi untuk dua orang, bahkan satu orang ya tetap dilakukan. Yang penting istiqomah dalam memberi,” tekadnya kuat.

Sementara ini kegiatan Juberia Magelang yang sudah terlaksana:

Berbagi nasi Jumat untuk tukang becak, parkir, tukang sampah, pedagang asongan sebanyak 15 kali.

Lalu membagikan hal serupa untuk pondok yatim Dhuaafa di Dumpoh.

Berbagi peralatan sekolah untuk anak yatim satu kali di daerah Grabag. Berbagi Al-Quran, Iqro dan alat kebersihan untuk masjid dan mushola yang masih kurang diperhatikan.

Ada lagi. Berbagi pakaian pantas untuk dhuafa yang mau melahirkan diPatran, Candirejo, Borobudur.

Berbagi buku untuk perpustakaan untuk penggadaan perpustakaan di MAN Bantul.

Berbagi sayur segar ketika ada hasil panen yang murah meriah dalam rangka membantu petani. Yang kemudian dibagikan untuk pemulung, tukang sampah, tukang becak, marbot dan pedangan asongan.

Bersinergi dengan komonitas sedekah lain.

“Sedang ada program donasi urgent untuk keluarga korban PHK pabrik di Tempuran. Suami Istri sudah tidak kerja dan sang Istri menderita TBC dan mempunyai anak balita dua,” terangnya.

Jika Anda atau panjenengan tergerak untuk berdonasi bisa kontak klik sini.(titahkita.com)

0 Response to "Jumat Berbagi Ceria (Juberia) Rambah 21 Daerah, Satu di Antaranya Magelang"

Post a Comment