Hand Sanitizer Gratis di Kota Magelang, Tahap I Sediakan 30 Galon, Sambangi Tempat Ini - TitahKita.com -->

Hand Sanitizer Gratis di Kota Magelang, Tahap I Sediakan 30 Galon, Sambangi Tempat Ini


Salah satu warga Magelang sedang mengambil hand sanitizer (foto:ist)

Hand Sanitizer Gratis di Kota Magelang, Tahap I Sediakan 30 Galon, Sambangi Tempat Ini
---
DI awal hebohnya novel cornavirus (covid-19) masuk di negara ini -- dua orang positif corona, awal Maret 2020 -- keberadaan hand sanitizer 
langka.

Di pasaran, toko-toko ritel, apotek hingga warung klontong, cairan pembersih dan pengurang kuman di tangan itu ludes terjual.

Menyikapi itu, di antara warga pun mulai kreatif. 

Mereka membuat hand sanitizer secara mandiri. Mengingat, setelah difungsikan, cairan itu diyakini menjadi alat pelindung diri atau mencegah dari menjalarnya virus asal Wuhan, China itu.

Barangkali, saat ini, Anda, saudara Anda, tetangga Anda, teman Anda masih membutuhkan hand sanitizer -- yang mudah dibawa ke mana-mana, praktis.

Di Kota Magelang, Jawa Tengah ada posko yang membagikan hand sanitizer secara cuma-cuma alias gratis.

Anda tinggal membawa botol spray sendiri ke Posko Layanan Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Kota Magelang. 



Alamatnya: Jalan Tidar No 21 atau di kompleks Perguruan Tinggi Muhammadiyah.

Tepat lokasinya, persis di depan Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) setempat.

Dari jalan raya, tepat di depan Gedung RSUD Tidar -- sebelum pusat perbelanjaan, belok kiri. Tinggal masuk sekitar 150 meter.

“Tahap I sementara ada 30 galon. Nanti kalau habis selama wabah ini belum sirna, insyaAllah kita tambah lagi,” kata Tim Update Data dan Media MCCC, Fury Fariansyah kepada titahkita.com.

"Kita membagi selama persediaan masih ada," tambahnya.

Rabu 8 April 2020 merupakan hari dibukanya pembagian hand sanitizer gratis untuk masyarakat di posko tersebut. Di hari pertama ini, ditarget 6 galon habis. Satu galonnya 19 liter.

“Dipersilahkan masyarakat jika ada yang membutuhannya. Bisa datang ke sini,” tandasnya.
Galon yang berisi hand sanitizer tiba di posko, Selasa 7 April 2020. (foto:ist)
Cairan tersebut, kata Fury, merupakan donasi dari salah seorang yang tinggal di Magelang -- yang tidak berkenan disebutkan identitasnya. Dia adalah seorang dokter.

“Kita sangat berterima kasih kepada pemberi cairan ini. Semoga menjadi amal baik dan barokah serta mendapat balasan dari Allah dengan rezeki yang terbaik,” ucapnya pria asal Jepara ini yang beristri warga Magelang.

"Posko buka 24 jam non-stop," tambah alumnus UM Magelang ini.

Di samping pembagian gratis hand sanitizer tersebut, sebelumnya, MCCC juga melaksanakan penyemprotan disinfektan.

Termasuk, memberikan edukasi tentang antisipasi penularan covid-19 di 157 titik meliputi Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), tempat ibadah, dan fasilitas umum (fasum).
"MCCC Kota Magelang juga memberikan 200 botol hand sanitizer gratis kepada para driver ojek online, supir angkot dan tukang parkir. Mengapa? mereka adalah orang-orang yang masih beraktifitas di luar, saat pandemi covid-19 mewabah,” kata Ketua MCCC setempat, Zuhron Arofi dilansir dari suryawarta.com.

Tak ketinggalan, LAZISMU Kota Magelang juga ikut bergerak dalam MCCC. Memberikan dukungan tanpa batas.

Lembaga ini membuka donasi untuk masyarakat luas. Lembaga yang beralamat di Jalan Soekarno-Hatta ini siap untuk menerima bantuan berupa APD (Alat Perlindungan Diri) Medis dan Relawan. Lalu hand sanitizer, masker, cairan disinfektan, suplemen dan vitamin.


Yang tak kalah penting adalah paker sembako @Rp 80.000 untuk kemudian dibagikan kepada yang berhak membutuhkan -- warga terdampak covid, ekonomi melemah.

“Kita bergerak dalam satu komando di MCCC. Jadi prinsipnya LAZISMU support dana. Sedangkan program dari MCCC,” kata Ketua LAZISMU Kota Magelang, Andi Triyanto.

“Selain support dana, teman-teman amil LAZISMU juga menjadi bagian tim pelaksana. Penyemprotan disinfektan, dll,” tambahnya.

Di Muhammadiyah, dalam penanganan kasus covid-19 ada sinergi antara Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Lembaga Amal Zakat Infaq Shodaqah (LAZISMU) --  yang menangani pendanaan. Dan juga MPKU -- yang menangani pelayanan medis.

Muhammadiyah juga memberikan psikososial bagi keluarga yang terdampak covid-19. 

Muhammadiyah juga menjalankan program pendampingan serta melatih petugas pendamping. Harapannya, agar secara psikis para petugas tidak mengalami stress atau tekanan mental, ketika ada keluarga yang terdampak covid-19.

“Ada 8 Rumah Sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah di Jawa Tengah yang siap melayani pasien corona. Ini menjadi suatu hal upaya yang sangat besar,” kata Wakil Ketua Poskor Covid-19 Muhammadiyah Jawa Tengah, Dr. Hasan Bayuni dilansir dari pwmjateng.com.

Sementara itu Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengajak untuk bersama-sama berdoa. 

"Mari saling bersama-sama menghadapi pagebluk ini. Saling mendoakan," kata Taj Tasin dalam akun instagram (IG) Tajyazinmz.

Taj Yasin juga memberikan himbauan kepada warga lewat video singkat. Bisa disimak di bawah ini.


Melansir dari tagar.id, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggalakkan “Gerakan 35 Juta Masker” untuk wilayahnya. 

Selain untuk menanggulangi masifnya persebaran virus corona, program itu sekaligus strategi pemerintah menggerakkan roda ekonomi masyarakatnya. 

Gerakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong masyarakat Jawa Tengah selalu mengenakan masker di masa pandemi corona.

Sekaligus, menyambut program serupa, Masker untuk Semua yang dicetuskan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) per 5 April 2020.

"Gerakan 35 Juta Masker juga merupakan simbolisasi 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah untuk bersama dan serentak memproduksi masker secara besar-besaran," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (titahkita.com)

0 Response to "Hand Sanitizer Gratis di Kota Magelang, Tahap I Sediakan 30 Galon, Sambangi Tempat Ini"

Post a Comment